Showing posts with label Printer. Show all posts
Showing posts with label Printer. Show all posts

Cara Infus / Memodif Printer

Cara Infus / Memodif Printer
Kali ini saya akan Menulis tentang bagaimana cara Infus Atau Memodif sebuah Printer, tanpa basa -basi langsung simak saja

Langkah Awal, siapkan peralatan yang dibutuhkan seperti : 
  1. 1 Set Tabung Infus 80 ml
  2. 1 Set Tinta Infus
  3. Refill Kit Canon (Alat Penyedot Cartridge)
  4. Gunting
  5. Obeng Plus
  6. Obeng Min
  7. Bor Infus 3.0 Inch
  8. Double Tape Busa
  9. Lakban Hitam
  10. Solder Listrik
  11. Lem Tembak / Bakar
Pertama
Beri lubang pada cartridge kira-kira sekitar 3-4 mm, untuk membuat lubang pada cartridge kita bisa menggunakan solder atau dengan menggunakan bor. Jangan terlalu besar lubangnya karna jika terlalu besar maka cartridge tidak dapat menghisap tinta dari tabung, kalau terlalu kecil akan kesulitan waktu memasang karet pada cartridge. Untuk cartridge warna merah kita buat lubang baru pada bagian bawah lubang warna merah yang ada, maksudnya agar setelah memasang selang waktu dipasang pada printer tidak mengganjal penutup cartridge, dan lubang asli pada warna merah kita tutup dengan lem agar tidak terjadi kebocoran tinta.
 

Ukur selang sesuai dengan warna yang ada pada cartridge dan tabung tinta.


Pasang konektor L pada masing-masing selang


Pasang karet pada cartridge.


Setelah semuanya dipasang, isi tinta pada masing-masing tabung, kemudian lepaskan salah satu selang yang ada pada cartridge agar tinta mengalir dari tabung ke cartridge, setelah tinta mengalir pasang lagi selang yang tadi dilepas pada cartridge, untuk selang yang lainnya sama caranya.


Pasangkan cartridge pada printer, atur jarak selang sehingga pada waktu cartride ke kanan atau ke kiri tidak terlalu panjang atau terlalu pendek.


Jika sudah pas posisi selangnnya kita bisa memasang plakban pada bagian tengah selang agar tidak bergeser posisi dan ukuran selang.

 
Terakhir lem tangki tinta pada dinding printer, dan silakan coba melakukan print.
 

Selamat mencoba..
 
 
 


 
 
 
 
©Copyright of Distroteknologiinformasi   

Cara Blokir Iklan Dengan Adblock Plus

Cara Blokir Iklan Dengan Adblock Plus

Posted : 7th November 2014
Salah satu hal yang dapat mengganggu pengalaman berselancar di Internet, selain koneksi yang lelet, adalah munculnya iklan secara tiba-tiba ketika mengunjungi situs tertentu. Dan jenis iklan yang mungkin paling dibenci adalah iklan pop-up. Sementara iklan seperti itu bisa membuat Anda frustrasi, Anda dapat melakukan sesuatu yang sederhana pada browser Anda untuk mencegah iklan tersebut muncul lagi.
Pada artikel How-to kali ini, kami akan mengulas bagaimana cara memblokir iklan pop-up pada browser Anda, baik itu Google Chrome maupun Mozilla Firefox.
Blokir Iklan Pop-up pada Google Chrome
Google Chrome mendukung sesuatu yang disebut plugin atau extension. Extension merupakan fitur ekstra yang dapat Anda unduh dan tambahkan pada Chrome sesuka Anda. Untuk memblokir iklan, extension favorit kami adalah AdBlock Plus. Untuk memasang AdBlock Plus pada Chrome, ikuti langkah berikut:

1. Buka Chrome lalu klik tombol “Apps” di sudut kiri browser atau pergi ke alamat https://chrome.google.com/webstore/category/apps
2. Dalam kolom pencarian, masukkan kata kunci “adblock”

3. Dalam bagian “Extension,” klik Adblock Plus (biasanya ada di baris keempat)
4. Ketika halaman Adblock Plus muncul, klik tombol “Free” dan pengintsalan pun dimulai


Blokir Iklan pada Mozilla Firefox
Extension pada Mozilla Firefox merupakan salah satu kategori yang berada di bawah naungan Add-on. Cara kerja extension pada Firefox sama dengan cara kerja extension pada Chrome. Ia dapat memodifikasi tingkah laku browser—dalam hal ini memblokir iklan yang mengganggu. Berikut ini cara memblokir iklan pada Firefox menggunakan Adblock Plus.

1. Buka Firefox dan klik tombol menu yang berada di pojok kanan atas layar (ikon tiga garis berjajar)
2. Pada kolom menu, pilih Add-ons

3. Setelah halaman Add-ons tampil, masukkan kata kunci “adblock” pada kolom pencarian
4. Klik tombol “Instal” yang ada di samping nama Adblock Plus

5. Unduhan pun dimulai





 ©Copyright of Tidak DIketahui

Membuat Sendiri Saluran Pembuangan Tinta Printer

Membuat Sendiri Saluran Pembuangan Tinta Printer

Agar usia pakai printer Epson lebih awet, sebaiknya sejak dini dibuatkan saluran pembuangan tinta sisa (waste- ink) langsung keluar body printer. Sehingga tidak membuat spon- penyerap tinta menjadi becek dan lembab. Dan secara berkala counter waste-ink di reset menggunakan soft ware yang sesuai agar printer tetap dapat digunakan secara berk esinambungan.
Berikut ini adalah prosedur singkat untuk membuat saluran pembuangan. Peralatan yang diperlukan adalah:

A. Peralatan dan Material berupa:

1. Obeng plus dan obeng minus sedang.
2. Botol plastik kecil yang mudah diikat ke body printer.
Kalau bisa botol plastik transparan agar kita mudah mengontrolnya apabila tinta pembuangan sudah penuh di botol. Misal saya menggunakan botol plastik bekas tinta ukuran 100ml.
3. Kabel Ties 2 buah atau kalau tidak ada Kawat secukupnya untuk mengikat botol waste-ink ke body printer.

menjadi teknisi printer

B. Prosedur Melepas Casing dan Memasang Botol Pembuangan Tinta:
1. Lepas 2 buah skrup pada bagian belakang printer.


2. Lepaskan pengunci casing pada bagian tengah, sisi kanan dan kiri body printer, dengan menggunakan obeng minus, dicungkil ke arah luar.

3. Tekan ke arah luar, casing yang mengunci di belakang paper feeder. Terdapat 4 buah hook pengunci. Hati-hati jangan sampai patah.  Kemudian geser ke arah depan printer, untuk melepas hook pengunci bagian depan casing printer.membuat saluran pembuangan
4. Setelah casing terbuka, lepaskan selang saluran buangan tinta yang menuju ke Absorber- Sponge, seperti pada gambar berikut: Selang harus bebas, agar dapat dijulurkan ke luar bodi.

5. Pasang 2 buah kabel ties seperti gambar berikut.
6. Siapkan botol plastik penampung tinta sisa. Beri lubang pada bagian atas botol tersebut menggunakan obeng plus, agar selang  buangan tinta dapat leluasa disisipkan ke dalam tutup botol tersebut.
7. Pasang kembali casing body printer bersamaan dengan menyisipkan selang waste- ink tepat di atas botol plastik. Regangkan kisi ventilasi printer, agar selang tidak terjepit dan tinta dengan mudah mengalir keluar.
Letakkan botol di belakanng ventilasi printer, kemudian sambung kedua ujung kabel ties dan kencangkan sampai botol tidak bergerak lagi.
Masukkan selang ke dalam tutup botol yang telah kita lubangi tadi secara pelan-pelan. Jangan lupa memasang 2 buah baut yang kita lepas tadi.
Coba lakukan Head Cleaning untuk mengetahui apakah tinta akan di pompa dan masuk ke dalam botol plastik yang kita pasang tadi. saluran pembuangan c90
8. Selamat Mencoba.




©Copyright of Teknisiprinter

Permasalahan Pada Printer

Permasalahan Pada Printer
Pada printer Canon, Epson, dan semua type Inkjet, jumlah pencetakannya akan selalu diakumulasikan hingga batas tertentu. Bila sudah mencapai batas yang ditetapkan, maka akan Overload dengan ditandai lampu LED menyala secara bergantian atau disebut dengan BLINKING dan bahkan mati total, jika hal ini terjadi, maka mau tidak mau printer harus dibawa ke service center. Hal ini tidak masalah jika rumah kita dekat. Lalu bagaimana jika Rumah Kita Di Luar Kota atau bahkan di Luar Pulau? Solusinya kita harus menservice sendiri printer kita, syaratnya harus punya software RESETTER dan trik bagaimana meresetnya. Dengan Software ini anda juga bisa membuka service Printer di rumah, dan pasti akan menjadi salah satu sumber uang.

Kenapa Blinking?
Printer Anda tidak bisa nge-print? Lampu power danlampu error menyala terus alias BLINKING. Jangan salahkan siapapun! Itu karena protection counter yang sedang menyelamatkan printer Anda, maksudnya protection counter tersebut memberitahu Anda bahwa tinta buangan dalam tangki penampungan sudah penuh.
Jika saja protection counter ini tidak memberitahu Anda maka tangki tinta pembuangan akan terus terisi ketika melakukan proses head cleaning dan penuh hingga membanjiri printer Anda dan kemungkinan printer Anda akan rusak total. Jadi akibat hal tersebut printer Anda tidak berfungsi. Untuk mengatasi hal ini, tangki penampungannya harus di bersihkan/dikosongkan dahulu. Setelah itu Anda harus me-reset protection counter dengan bantuan software khusus.
Sayang sekali software untuk me-reset protection counter-nya tidak diberikan dalam paket penjualan printernya.

Proses terjadinya blinking
Printer Inkjet pada semua tipe, memiliki sensor untuk menghitung berapa jumlah kertas yang telah tercetak dan hal ini akan terus diakumulasikan hingga mencapai batas yang
telah ditetapkan oleh masing-masing vendor printer. Apabila batas tersebut telah tercapai maka akan terjadi overload dengan ciri-ciri lampu akan berkedip bergantian (merah-kuning, atau hijau-oranye) kejadian ini disebut dengan Blinking.

Sebenarnya Blinking maupun waste ink sebagai counter (penghitung) dimana kegunaan counter ini adalah untuk prepare jangan sampai limbah tinta di dalam printernya melebihi kapasitas busa / padnya (waste pad) sehingga kepenuhan dan luber, kalau sudah luber malah kotor khan .. dan bisa merembes ke part yang lain.
Kalau Anda memperhatikan modifikasi printer Epson atau Canon dengan menggunakan tinta infus, selalu dipasang botol kosong
dibelakang body printer tersebut. Mengapa ? Hal ini dilakukan agar yang dibuang pada saat pertama printer dinyalakan ataupun pada saat proses cleaning tidak memenuhi busa penampungan.

Selain kerusakan blinking pada printer, ada beberapa macam kerusakan lain, diantaranya yaitu :

1. Printer Inkjet
- Indikator kerusakan akibat driver tidak benar
- Dokumen berwarna yang tercetak hanya 1 warna
- Warna cetakan tidak bersih
- Hasil cetakan dan tampilan layar tidak sesuai
- Teks yang divetak terpotong pada pojok kiri bawah, tepi kiri, atau tepi bawah
- Teks atau gambar tercetak terbalik (seperti efek kaca)
- Pembesaran/pengecilan tidak benarf
- File yang hanya satu halaman tercetak berulang kali, 2 kali atau lebih.
- Warna yang keluar bergaris atau tidak sesuai
- Garis lurus tercetak rusak/hancur
- Terlihat garis putih/bercak-bercak pada hasil cetakan
- Warna cetakan tergores atau tidak rata
- Printer tidak dapat mencetak
- Kertas tidak berjalan dari putaran printer
- Kerusakan pada rangkaian dasar seperti paper feed (pengumpan kertas), head printer, carriage (pembawa) head printer, power supply, electronic control package

2. Printer Laser
- Indikator kerusakan akibat driver tidak benar
- Adanya tetesan, goresan dari daerah yang meredup
- Terdapat goresan hitam pada bagian depan kertas
- Pada saat mencetak, hasil yang ditemui hanya garis hitam horizontal
- Pada saat mencetak, hasil yang ditemui terdapat noda hitam dibagian belakang kertas.
- Hasil cetakan normal, tapi ada garis sepanjang sisi kanan
- Kerusakan pada rangkaian dasar seperti paper feed (pengumpan kertas), head printer, carriage (pembawa) head printer, power supply, electronic control package

3. Printer Dot Matrix
- Kerusakan akibat kabel data printer
- Kerusakan pada card I/O pada IC Bus
- Indikator error akibat driver printer
- Kualitas cetakkan buruk, hasil tampak redup akibat jarum tidak bekerja dengan baik
- Saat mencetak muncul karakter aneh
- Head printer bergerak manu mundur dengan baik tidak mencetak / kadang-kadang saja
- Hasil cetakan memiliki satu atau lebih baris dot yang hilang, nampak sebagai garis putih, gejala yang timbul pada saat self-test
- Printer tidak mau mencetak dibawah kontrol komputer
- Head printer tidak mau mencetak sama sekali
- Power supply mati, printer tidak bisa beroperasi
- Printer tidak mau mencetak sama sekali, error not ready muncul pada komputer
- Panel kontrol printer tidak berfungsi sama sekali
- Penggerak printer (kertas , carriage (pembawa head ), dsb) tidak berfungsi dengan baik (tidak berfungsi sama sekali)
- Printer tidak mau menginisialisasi setelah dinyalakan, tidak ada aktifitas yang nampak setelah power dinyalakan
- Operasi printer menjadi beku atau menjadi tidak menentu
- Alarm paper out (kertas keluar) muncul pada panel walaupun kertas masih ada
- Carriage (pembawa head) tidak menemukan posisi rumahnya atau bergerak tidak menentu
- Kontrol temperatur tidak efektif, temperatur tidak pernah naik atau naik di luar kontrol
- Pengerak kertas tidak berfungsi sama sekali
- Kertas meleset atau bergerak kacau sepanjang platen (transportasi kertas friction-feed)
- Penggerak carriage (pembawa head) tidak berfungsi
- Kerusakan pada rangkaian dasar seperti paper feed (pengumpan kertas), head printer, carriage (pembawa) head printer, power supply, electronic control package.





©Copyright of Teknisiprinter.com

Solusi Saat Printer Error


Troubleshoot Printer

Selama menggunakan printer, apakah anda pernah menemui printer error seperti ini ?
  • Printer tidak dapat mencetak.
  • Printer kelihatan mencetak, namun tidak ada sesuatu yang tertulis diatas kertas.
  • Halaman cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak aneh.
  • Lampu indikator hanya berkedip-kedip terus saat diberikan perintah mencetak.
  • Kertas tidak dapat masuk ke printer sebagaimana mestinya.
  • Kertas tidak dapat keluar dari printer.
  • Hasil cetakan bergaris -garis.
  • Beberapa fitur yang dijanjikan oleh produsen printer tidak dapat bekerja.
  • Printer menjadi lambat dalam mencetak.
  • Font yang tercetak tidak sama dengan yang tampil di layar monitor.
Bila pernah menemui masalah-masalah seperti diatas, mungkin tips-tips berikut ini dapat anda gunakan sebelum anda memutuskan untuk membawa printer anda ke bengkel.

1. Printer tidak dapat mencetak.
Ada beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan printer tidak dapat mencetak. Anda dapat mulai untuk memeriksa hal-hal berikut:
  1. Periksa koneksi printer dengan jaringan listrik. Pastikan kabel power printer telah dicolokkan ke konektor (stop kontak) listrik dengan sempurna .
  2. Pastikan saklar “on-off” printer atau tombol switch printer dalam posisi “on”. Permasalahan yang diakibatkan oleh tidak adanya power untuk printer ini biasanya ditandai dengan tidak menyalanya LED (lampu indikator) dari printer tersebut, selama printer menggunakan LED untuk indikator power.
  3. Periksa sambungan kabel data printer, apakah sudah terhubung dengan port pararel / port USB di komputer dengan benar.
  4. Cobalah untuk menggunakan kabel data printer yang lain (pinjam teman) sebagai percobaan. Pernah terjadi kasus yang diakibatkan oleh putusnya tembaga dari salah satu kabel data di tengah-tengah kabel sehingga data dari komputer tidak dapat sampai ke printer.
  5. Apabila anda menggunakan sistem operasi Microsoft® Windows, dan anda menggunakan printer yang terhubung ke port pararel di komputer anda, coba jalankan perintah yang dicetak tebal berikut ini di jendela MSDOS Prompt: C:\>dir >>LPT1
  6. Maksud dari perintah diatas adalah untuk membelokkan hasil tampilan perintah “dir” (perintah untuk penampilkan daftar isi dari suatu direktori) dari yang seharusnya ke monitor namun dialihkan ke port pararel komputer.
  7. Pastikan anda telah melakukan instalasi driver untuk printer tersebut.
  8. Pastikan anda telah memilih driver yang tepat untuk printer yang anda gunakan.
  9. Pastikan anda telah memilih port yang tepat untuk printer anda. Lihat opsi ini melalui menu printer poperties.
  10. Coba gunakan aplikasi teks editor standard untuk sistem operasi anda untuk mencetak sesuatu (misalnya notepad). Jika aplikasi teks editor anda dapat mencetak, maka kemungkinan besar kesalahan bukan pada printer anda.
  11. Cobalah untuk merubah setting printer anda menjadi “Default Printer” atau cobalah untuk melakukan instalasi ulang driver untuk printer anda dengan nama printer yang lain dan ubahlah instalasi baru tersebut sebagai “Default Printer”.
  12. Pastikan anda memiliki space hardisk yang mencukupi. Kadang jika buffer tidak cukup maka data tidak dapat dikirim ke printer dengan sempurna.
  13. Cobalah untuk merubah setting “spooler” untuk printer anda melalui menu properties printer. Fitur “spooler” ini digunakan dengan tujuan agar anda tetap dapat menjalankan aplikasi ketika dilakukan pencetakan dokumen.
  14. Cek apakah ada resource yang konflik dengan port yang digunakan oleh printer anda. Gunakan bantuan “hardware troubleshooter” apabila terjadi konflik.
Kasus ini mungkin juga disebabkan oleh port komputer anda yang bermasalah. Untuk mengetahuinya, apabila langkah-langkah diatas sudah anda lakukan namun tidak menemukan “titik terang”, cobalah untuk memindah koneksi port printer anda ke port lain (misal USB1 ke USB3) atau cobalah printer anda di komputer lain.

2. Printer kelihatan mencetak, namun tidak ada sesuatu yang tertulis diatas kertas.
Kasus ini umumnya disebabkan oleh kosongnya tinta atau toner printer atau habisnya karbon yang ada di pita printer anda. Cobalah untuk mengganti tinta, toner atau pita printer dengan yang baru. Jangan lupa untuk memeriksa apakah ada sesuatu yang menghalangi head dengan kertas (misalnya plastik segel pada printer baru). Ada kasus pada printer yang menggunakan tinta, dimana tinta yang masih berada di head printer telah kering karena printer lama tidak digunakan sehingga terjadi penyumbatan.Khusus untuk printer yang headnya dapat dilepas dengan mudah, masalah ini kadang dapat diselesaikan dengan cara yang sederhana berikut:
  1. Lepaskan head dan catridge dari printer.
  2. Pisahkan catridge tinta dari head.
  3. Pastikan anda tidak memegang -megang rangkaian elektronik yang ada disekitar head printer yang telah anda lepas karena dapat merusakkannya.
  4. Ambil air panas, tuangkan dalam mangkok.
  5. Celupkan ujung head ke dalam air panas yang ada dalam mangkok. Perhatikan jangan sampai air menyentuh rangkaian elektronika yang ada di sekitar head karena dapat merusakkannya !!
  6. Goyang-goyangkan head tersebut hingga tinta yang ada di dalam head mencair.
  7. Ulangi langkah pencelupan (4 hingga 6) diatas dengan air panas yang baru hingga air panas yang baru tetap bening (tidak terkontaminasi tinta yang keluar dari head).
  8. Keringkan head dengan kain yang halus hingga benar-benar kering.
  9. Satukan kembali catridge tinta dengan head. Disarankan untuk menggunakan catridge yang masih baru.
  10. Pasang kembali head dan catridge ke printer dan cobalah untuk mencetak.
Untuk memudahkan pemahaman, ilustrasi berikut adalah gambaran langkah ke 4 hingga langkah ke 6 dari petunjuk diatas:
Tips Printer Error

Bila anda telah mela kukan langkah -langkah pembersihan head seperti diatas namun hasilnya tetap sama, kemungkinan penyumbatan terjadi hingga bagian pipa penyaluran tinta. Bila hal ini terjadi, cobalah untuk menguapi saluran tinta head dengan uap panas hingga kira-kira tinta yang ada di dalam pipa mencair, kemudian ulangi langkah pembersihan head seperti diatas.

3. Halaman cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak aneh.
Kasus ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Coba ikuti petunjuk berikut :
  1. Periksa hubungan printer dengan komputer, apakah hubungannya sudah sempurna.
  2. Periksa kabel data yang anda gunakan. Cobalah mengganti dengan kabel data yang lain (jangan langsung beli, pinjam teman dulu kabel data untuk memastikan kerusakan ini agar anda tidak rugi).
  3. Periksa pula driver yang anda gunakan untuk printer, apakah sudah sesuai atau belum. Bila perlu, update atau install ulang driver dengan versi terbaru yang dikeluarkan secara resmi oleh perusahaan pembuat printer.
  4. Periksa apakah dokumen atau data yang anda cetak rusak. Kesalahan pembacaan data yang disebabkan oleh kerusakan data dapat mengakibatkan hasil cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak tidak lengkap.
  5. Pastikan pengaturan halaman pada aplikasi yang anda gunakan telah benar.
  6. Pastikan anda masih memiliki kapasitas hardisk dan memori yang cukup untuk menuliskan buffer data.
  7. Periksa apakah printer anda memerlukan suatu prosedur maintenance pada saat tertentu.
Untuk tipe printer tertentu, mungkin saja anda perlu untuk mengatur ulang setting printer anda setelah periode pemakaian tertentu.

4. Lampu indikator hanya berkedip-kedip terus saat diberikan perintah mencetak.
Ada beberapa kemungkinan yang dapat menjadi penyebab hal ini seperti:
  1. Catridge printer belum terpasang atau belum terpasang dengan sempurna.
  2. Posisi pemasangan catridge tidak tepat.
  3. Catridge yang dipasang pada printer tidak cocok untuk printer tersebut.
  4. Tidak ada kertas di printer.
  5. Setelah kertas yang dimuat belum ditekan tombol kertas masuk/resume.
  6. Ada kertas yang tersumbat (nyangkut) di dalam printer.
  7. Periksa apakah “pintu” printer telah ditutup dengan sempurna.
Jika kemungkinan diatas tidak ada yang sesuai untuk mengatasi masalah anda, cobalah untuk mematikan printer beberapa saat dan kemudian menghidupkannya kembali.

5. Kertas tidak dapat masuk ke printer sebagaimana mestinya.
Silakan mencoba petunjuk berikut untuk mengatasi masalah ini:
  1. Cobalah untuk memuat ulang kertas ke dalam printer.
  2. Bila ada, atur switch pilihan ukuran kertas sesuai dengan ukurannya.
  3. Periksa kemungkinan terlalu banyaknya le mbaran kertas yang termuat.
  4. Periksa apakah kertas dalam kondisi baik, tidak berkeriput atau melengkung.
  5. Periksa apakah ukuran kertas adalah sama untuk setiap lembarnya.
  6. Periksa apakah ada kertas lain yang tersumbat di dalam printer.
  7. Periksa apakah “pintu” printer sudah tertutup dengan sempurna.
6. Kertas tidak dapat keluar dari printer.
Untuk melepaskan kertas yang tersumbat (nyangkut) di dalam printer, ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Matikan power printer.
  2. Lepaskan kabel power printer dari konektor (stop kontak) listrik.
  3. Keluarkan kertas dari penampan (bila ada).
  4. Buka pintu printer.
  5. Apabila dimungkinkan, lepaskan pintu printer dengan menarik pegangan di kedua sisinya kemudian angkat keatas.
  6. Buka pemisah kertas (bila ada).
  7. Pegang kertas yang tersumbat itu di kedua sisinya dan tarik keluar pelan-pelan.
  8. Setelah kertas berhasil dikeluarkan, tutup kembali pemisah kertas (bila ada).
  9. Pasang kembali pintu printer.
  10. Tutup pintu printer.
  11. Masukkan kertas ke penampan dan cobalah untuk mencetak kembali.
7. Hasil cetakan bergaris-garis.
Untuk printer tinta, ada kemungkinan head printer kotor. Bersihkan head printer menggunakan cara penanganan kasus 2 diatas. Apabila tidak memecahkan masalah, cobalah ganti catridge tinta dengan yang baru dan biarkan semalaman, setelah itu coba gunakan lagi untuk mencetak. Untuk printer tipe dot-matrix, kasus ini kemungkinan disebabkan oleh adanya komponen penggerak head yang bermasalah. Pernah terjadi kasus seperti ini pada printer dot-matrik yang disebabkan oleh matinya salah satu transistor penggerak head. Pernah pula kasus ini disebabkan oleh rusaknya kabel data yang mengirimkan informasi ke head printer. Kalau kasus ini terjadi, mau tidak mau anda harus membawa printer dot-matrix anda ke tukang servis untuk mengganti komponen yang ada, kecuali anda paham tentang elektronika.

8. Beberapa fitur yang dijanjikan oleh produsen printer tidak dapat bekerja
Pastikan anda menggunakan driver printer yang dikeluarkan secara resmi oleh produsen pembuat printer untuk printer anda. Pastikan pula driver tersebut dirancang untuk sistem operasi yang anda gunakan. Cobalah untuk menggunakan versi terbaru dari driver yang dikeluarkan. Pastikan pula anda telah memenuhi syarat yang diajukan oleh produsen printer untuk menggunakan suatu fitur tertentu agar tidak terjadi printer error.

9. Printer menjadi lambat dalam mencetak.
Kasus ini kebanyakan disebabkan karena penuhnya memori, baik memori komputer maupun memori yang ada di dalam printer. Coba ikuti langkah-langkah berikut untuk mengatasi masalah ini:
  1. Bila anda menggunakan sistem operasi Microsoft® Windows XP/2000/NT, pastikan anda masih memiliki sisa ruang hardisk sekurang-kurangnya 120 MB.
  2. Pastikan anda tidak menjalankan aplikasi lain yang menghabiskan memori.
  3. Pastikan komputer anda bersih dari “virus” komputer.
  4. Periksa kembali konfigurasi printer anda.
  5. Cobalah untuk melakukan defragmentasi hardisk.
  6. Bila hal ini tidak memecahkan masalah, cobalah untuk membandingkan kecepatan mencetak dari printer anda di komputer lain. Apabila di komputer lain ternyata bisa lebih cepat, kemungkinan komponen-komponen mainboard yang menangani komunikasi antara komputer dengan printer anda sudah mulai “aus”.
10. Font yang tercetak tidak sama dengan yang tampil di layar monitor.
Apakah anda menggunakan “True Type Font”? Penggunaan jenis font tersebut akan menghasilkan cetakan yang sama dengan apa yang ada pada layar. Cobalah untuk mengganti font yang anda gunakan dengan font yang berjenis “True Type Font”. Periksa pula apakah file font yang anda gunakan tersedia di komputer anda. Apabila anda menggunakan printer yang berjenis postscript, matikan opsi penggantian “True Type Font” dengan “PostScript Font” melalui menu “Printer Preferences”. Pastikan pula driver printer anda tidak bermasalah. Cobalah untuk melakukan instalasi ulang driver menggunakan nama yang berbeda atau update driver anda.
©Copyright of Ilmu-komputergratis

Cara Membetulkan Printer Yang Error




Selama menggunakan printer, apakah anda pernah menemui printer error seperti ini ?

  • Printer tidak dapat mencetak.
  • Printer kelihatan mencetak, namun tidak ada sesuatu yang tertulis diatas kertas.
  • Halaman cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak aneh.
  • Lampu indikator hanya berkedip-kedip terus saat diberikan perintah mencetak.
  • Kertas tidak dapat masuk ke printer sebagaimana mestinya.
  • Kertas tidak dapat keluar dari printer.
  • Hasil cetakan bergaris -garis.
  • Beberapa fitur yang dijanjikan oleh produsen printer tidak dapat bekerja.
  • Printer menjadi lambat dalam mencetak.
  • Font yang tercetak tidak sama dengan yang tampil di layar monitor.
Bila pernah menemui masalah-masalah seperti diatas, mungkin tips-tips berikut ini dapat anda gunakan sebelum anda memutuskan untuk membawa printer anda ke bengkel.

1. Printer tidak dapat mencetak.
Ada beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan printer tidak dapat mencetak. Anda dapat mulai untuk memeriksa hal-hal berikut:
  1. Periksa koneksi printer dengan jaringan listrik. Pastikan kabel power printer telah dicolokkan ke konektor (stop kontak) listrik dengan sempurna .
  2. Pastikan saklar “on-off” printer atau tombol switch printer dalam posisi “on”. Permasalahan yang diakibatkan oleh tidak adanya power untuk printer ini biasanya ditandai dengan tidak menyalanya LED (lampu indikator) dari printer tersebut, selama printer menggunakan LED untuk indikator power.
  3. Periksa sambungan kabel data printer, apakah sudah terhubung dengan port pararel / port USB di komputer dengan benar.
  4. Cobalah untuk menggunakan kabel data printer yang lain (pinjam teman) sebagai percobaan. Pernah terjadi kasus yang diakibatkan oleh putusnya tembaga dari salah satu kabel data di tengah-tengah kabel sehingga data dari komputer tidak dapat sampai ke printer.
  5. Apabila anda menggunakan sistem operasi Microsoft® Windows, dan anda menggunakan printer yang terhubung ke port pararel di komputer anda, coba jalankan perintah yang dicetak tebal berikut ini di jendela MSDOS Prompt: C:\>dir >>LPT1
  6. Maksud dari perintah diatas adalah untuk membelokkan hasil tampilan perintah “dir” (perintah untuk penampilkan daftar isi dari suatu direktori) dari yang seharusnya ke monitor namun dialihkan ke port pararel komputer.
  7. Pastikan anda telah melakukan instalasi driver untuk printer tersebut.
  8. Pastikan anda telah memilih driver yang tepat untuk printer yang anda gunakan.
  9. Pastikan anda telah memilih port yang tepat untuk printer anda. Lihat opsi ini melalui menu printer poperties.
  10. Coba gunakan aplikasi teks editor standard untuk sistem operasi anda untuk mencetak sesuatu (misalnya notepad). Jika aplikasi teks editor anda dapat mencetak, maka kemungkinan besar kesalahan bukan pada printer anda.
  11. Cobalah untuk merubah setting printer anda menjadi “Default Printer” atau cobalah untuk melakukan instalasi ulang driver untuk printer anda dengan nama printer yang lain dan ubahlah instalasi baru tersebut sebagai “Default Printer”.
  12. Pastikan anda memiliki space hardisk yang mencukupi. Kadang jika buffer tidak cukup maka data tidak dapat dikirim ke printer dengan sempurna.
  13. Cobalah untuk merubah setting “spooler” untuk printer anda melalui menu properties printer. Fitur “spooler” ini digunakan dengan tujuan agar anda tetap dapat menjalankan aplikasi ketika dilakukan pencetakan dokumen.
  14. Cek apakah ada resource yang konflik dengan port yang digunakan oleh printer anda. Gunakan bantuan “hardware troubleshooter” apabila terjadi konflik.
Kasus ini mungkin juga disebabkan oleh port komputer anda yang bermasalah. Untuk mengetahuinya, apabila langkah-langkah diatas sudah anda lakukan namun tidak menemukan “titik terang”, cobalah untuk memindah koneksi port printer anda ke port lain (misal USB1 ke USB3) atau cobalah printer anda di komputer lain.

2. Printer kelihatan mencetak, namun tidak ada sesuatu yang tertulis diatas kertas.
Kasus ini umumnya disebabkan oleh kosongnya tinta atau toner printer atau habisnya karbon yang ada di pita printer anda. Cobalah untuk mengganti tinta, toner atau pita printer dengan yang baru. Jangan lupa untuk memeriksa apakah ada sesuatu yang menghalangi head dengan kertas (misalnya plastik segel pada printer baru). Ada kasus pada printer yang menggunakan tinta, dimana tinta yang masih berada di head printer telah kering karena printer lama tidak digunakan sehingga terjadi penyumbatan.Khusus untuk printer yang headnya dapat dilepas dengan mudah, masalah ini kadang dapat diselesaikan dengan cara yang sederhana berikut:
  1. Lepaskan head dan catridge dari printer.
  2. Pisahkan catridge tinta dari head.
  3. Pastikan anda tidak memegang -megang rangkaian elektronik yang ada disekitar head printer yang telah anda lepas karena dapat merusakkannya.
  4. Ambil air panas, tuangkan dalam mangkok.
  5. Celupkan ujung head ke dalam air panas yang ada dalam mangkok. Perhatikan jangan sampai air menyentuh rangkaian elektronika yang ada di sekitar head karena dapat merusakkannya !!
  6. Goyang-goyangkan head tersebut hingga tinta yang ada di dalam head mencair.
  7. Ulangi langkah pencelupan (4 hingga 6) diatas dengan air panas yang baru hingga air panas yang baru tetap bening (tidak terkontaminasi tinta yang keluar dari head).
  8. Keringkan head dengan kain yang halus hingga benar-benar kering.
  9. Satukan kembali catridge tinta dengan head. Disarankan untuk menggunakan catridge yang masih baru.
  10. Pasang kembali head dan catridge ke printer dan cobalah untuk mencetak.
Untuk memudahkan pemahaman, ilustrasi berikut adalah gambaran langkah ke 4 hingga langkah ke 6 dari petunjuk diatas:
Tips Printer Error

Bila anda telah mela kukan langkah -langkah pembersihan head seperti diatas namun hasilnya tetap sama, kemungkinan penyumbatan terjadi hingga bagian pipa penyaluran tinta. Bila hal ini terjadi, cobalah untuk menguapi saluran tinta head dengan uap panas hingga kira-kira tinta yang ada di dalam pipa mencair, kemudian ulangi langkah pembersihan head seperti diatas.

3. Halaman cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak aneh.
Kasus ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Coba ikuti petunjuk berikut :
  1. Periksa hubungan printer dengan komputer, apakah hubungannya sudah sempurna.
  2. Periksa kabel data yang anda gunakan. Cobalah mengganti dengan kabel data yang lain (jangan langsung beli, pinjam teman dulu kabel data untuk memastikan kerusakan ini agar anda tidak rugi).
  3. Periksa pula driver yang anda gunakan untuk printer, apakah sudah sesuai atau belum. Bila perlu, update atau install ulang driver dengan versi terbaru yang dikeluarkan secara resmi oleh perusahaan pembuat printer.
  4. Periksa apakah dokumen atau data yang anda cetak rusak. Kesalahan pembacaan data yang disebabkan oleh kerusakan data dapat mengakibatkan hasil cetakan tidak lengkap atau karakter yang dicetak tidak lengkap.
  5. Pastikan pengaturan halaman pada aplikasi yang anda gunakan telah benar.
  6. Pastikan anda masih memiliki kapasitas hardisk dan memori yang cukup untuk menuliskan buffer data.
  7. Periksa apakah printer anda memerlukan suatu prosedur maintenance pada saat tertentu.
Untuk tipe printer tertentu, mungkin saja anda perlu untuk mengatur ulang setting printer anda setelah periode pemakaian tertentu.

4. Lampu indikator hanya berkedip-kedip terus saat diberikan perintah mencetak.
Ada beberapa kemungkinan yang dapat menjadi penyebab hal ini seperti:
  1. Catridge printer belum terpasang atau belum terpasang dengan sempurna.
  2. Posisi pemasangan catridge tidak tepat.
  3. Catridge yang dipasang pada printer tidak cocok untuk printer tersebut.
  4. Tidak ada kertas di printer.
  5. Setelah kertas yang dimuat belum ditekan tombol kertas masuk/resume.
  6. Ada kertas yang tersumbat (nyangkut) di dalam printer.
  7. Periksa apakah “pintu” printer telah ditutup dengan sempurna.
Jika kemungkinan diatas tidak ada yang sesuai untuk mengatasi masalah anda, cobalah untuk mematikan printer beberapa saat dan kemudian menghidupkannya kembali.

5. Kertas tidak dapat masuk ke printer sebagaimana mestinya.
Silakan mencoba petunjuk berikut untuk mengatasi masalah ini:
  1. Cobalah untuk memuat ulang kertas ke dalam printer.
  2. Bila ada, atur switch pilihan ukuran kertas sesuai dengan ukurannya.
  3. Periksa kemungkinan terlalu banyaknya le mbaran kertas yang termuat.
  4. Periksa apakah kertas dalam kondisi baik, tidak berkeriput atau melengkung.
  5. Periksa apakah ukuran kertas adalah sama untuk setiap lembarnya.
  6. Periksa apakah ada kertas lain yang tersumbat di dalam printer.
  7. Periksa apakah “pintu” printer sudah tertutup dengan sempurna.
6. Kertas tidak dapat keluar dari printer.
Untuk melepaskan kertas yang tersumbat (nyangkut) di dalam printer, ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Matikan power printer.
  2. Lepaskan kabel power printer dari konektor (stop kontak) listrik.
  3. Keluarkan kertas dari penampan (bila ada).
  4. Buka pintu printer.
  5. Apabila dimungkinkan, lepaskan pintu printer dengan menarik pegangan di kedua sisinya kemudian angkat keatas.
  6. Buka pemisah kertas (bila ada).
  7. Pegang kertas yang tersumbat itu di kedua sisinya dan tarik keluar pelan-pelan.
  8. Setelah kertas berhasil dikeluarkan, tutup kembali pemisah kertas (bila ada).
  9. Pasang kembali pintu printer.
  10. Tutup pintu printer.
  11. Masukkan kertas ke penampan dan cobalah untuk mencetak kembali.
7. Hasil cetakan bergaris-garis.
Untuk printer tinta, ada kemungkinan head printer kotor. Bersihkan head printer menggunakan cara penanganan kasus 2 diatas. Apabila tidak memecahkan masalah, cobalah ganti catridge tinta dengan yang baru dan biarkan semalaman, setelah itu coba gunakan lagi untuk mencetak. Untuk printer tipe dot-matrix, kasus ini kemungkinan disebabkan oleh adanya komponen penggerak head yang bermasalah. Pernah terjadi kasus seperti ini pada printer dot-matrik yang disebabkan oleh matinya salah satu transistor penggerak head. Pernah pula kasus ini disebabkan oleh rusaknya kabel data yang mengirimkan informasi ke head printer. Kalau kasus ini terjadi, mau tidak mau anda harus membawa printer dot-matrix anda ke tukang servis untuk mengganti komponen yang ada, kecuali anda paham tentang elektronika.

8. Beberapa fitur yang dijanjikan oleh produsen printer tidak dapat bekerja
Pastikan anda menggunakan driver printer yang dikeluarkan secara resmi oleh produsen pembuat printer untuk printer anda. Pastikan pula driver tersebut dirancang untuk sistem operasi yang anda gunakan. Cobalah untuk menggunakan versi terbaru dari driver yang dikeluarkan. Pastikan pula anda telah memenuhi syarat yang diajukan oleh produsen printer untuk menggunakan suatu fitur tertentu agar tidak terjadi printer error.

9. Printer menjadi lambat dalam mencetak.
Kasus ini kebanyakan disebabkan karena penuhnya memori, baik memori komputer maupun memori yang ada di dalam printer. Coba ikuti langkah-langkah berikut untuk mengatasi masalah ini:
  1. Bila anda menggunakan sistem operasi Microsoft® Windows XP/2000/NT, pastikan anda masih memiliki sisa ruang hardisk sekurang-kurangnya 120 MB.
  2. Pastikan anda tidak menjalankan aplikasi lain yang menghabiskan memori.
  3. Pastikan komputer anda bersih dari “virus” komputer.
  4. Periksa kembali konfigurasi printer anda.
  5. Cobalah untuk melakukan defragmentasi hardisk.
  6. Bila hal ini tidak memecahkan masalah, cobalah untuk membandingkan kecepatan mencetak dari printer anda di komputer lain. Apabila di komputer lain ternyata bisa lebih cepat, kemungkinan komponen-komponen mainboard yang menangani komunikasi antara komputer dengan printer anda sudah mulai “aus”.
10. Font yang tercetak tidak sama dengan yang tampil di layar monitor.
Apakah anda menggunakan “True Type Font”? Penggunaan jenis font tersebut akan menghasilkan cetakan yang sama dengan apa yang ada pada layar. Cobalah untuk mengganti font yang anda gunakan dengan font yang berjenis “True Type Font”. Periksa pula apakah file font yang anda gunakan tersedia di komputer anda. Apabila anda menggunakan printer yang berjenis postscript, matikan opsi penggantian “True Type Font” dengan “PostScript Font” melalui menu “Printer Preferences”. Pastikan pula driver printer anda tidak bermasalah. Cobalah untuk melakukan instalasi ulang driver menggunakan nama yang berbeda atau update driver anda.


Sumber : ilmu-komputergratis.blogspot.com

Pengertian dan Fungsi Printer Komputer

Munculnya perangkat keras bernamakan printer di dunia teknologi memang sudah menghadirkan banyak manfaat. Perangkat mesin ketik yang sejak ratusan tahun lalu hadir pun telah tersisih. Lantaran kecanggihan perangkat printer yang memiliki fungsi sebagaimana manusia-manusia dunia saat ini inginkan. Adalah mencetak suatu dokumen untuk kepentingan pribadi maupun banyak orang. Mulai dari teks, gambar, serta gabungan teks dan gambar.


Pengertian Printer

Selain berfungsi untuk mencetak suatu dokumen, printer juga memiliki fungsi lain yang telah diadopsi dari teknologi lainnya. Sebut saja fungsi menggandakan dokumen (prinsip dan fungsi mesin fotocopy), fungsi memindai (scanning), serta fungsi mengirim data (mesin fax). Pada awalnya printer hanyalah sebuah perangkat yang digunakan untuk mencetak dokumen yang menampilkan data berupa teks, gambar, serta grafik dalam lembaran kertas. Namun berkat perkembangan teknologi yang cukup pesat, fungsi alat-alat lain pun bisa diadopsi.

Pengertian Printer Komputer

Printer adalah perangkat keras (hardware) dimana perangkat itu akan bekerja apabila pengguna menghubungkannya dengan perangkat komputer, yang bisa digunakan untuk keperluan mencetak tulisan, gambar, dan grafik ke dalam bentuk kertas atau sejenisnya. Printer itu sendiri saat ini sering digunakan untuk mencetak dokumen penting baik itu perusahaan ataupun organisasi sekolah dan lain sebagainya. Dengan demikian, kehadiran printer tentu saja sangat membantu keseharian para pekerja kantoran dan pelajar serta masyarakat lainnya yang memiliki keperluan mencetak suatu dokumen penting.

Fungsi Printer Komputer

Fungsi printer adalah untuk mencetak tulisan, gambar, grafik, dan data lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenisnya. Adapun istilah resolusi pada printer itu sendiri, yaitu dpi atau singkatan dari dot per inch. Maksud dari istilah tersebut adalah banyaknya jumlah titik dalam area yang memiliki luas 1 inci. Apabila semakin besar resolusi printer, maka bisa dipastikan hasil cetakan juga akan semakin bagus. Dan sebaliknya, apabila resolusi printer yang diusungnya terbilang kecil, maka hasil cetakan pun juga tidak terlalu bagus.






©Copyright of Teknisiprinter.com